World Read Aloud Day: Ayo melek aksara dan mulai ceritakan kisahmu!

February 27, 2018
979 Views

Eh, tau gak kalau hari ini adalah hari World Read Aloud Day?

Perayaan World Read Aloud Day adalah perayaan yang mengingatkan kita akan pentingnya membaca dan menulis. Hari ini digagas oleh organisasi non-profit LitWorld yang punya misi untuk memberantas buta aksara di dunia.

Kemampuan baca dan tulis penting loh. Pemerintah kita saja terus mengembangkan program pemberantasan buta aksara guna menjamin seluruh warganya bisa terus belajar sepanjang hidup.

Salah satu cara untuk meningkatkan minat baca adalah dengan membaca novel. Dari kecil kita udah bisa memahami sebuah cerita lewat dongeng-dongeng yang sarat dengan nilai-nilai baik dan buruk yang ada di masyarakat. Novel juga biasanya jadi produk publikasi tulisan yang populer di kalangan penulis pemula.

Nah, Coconuts mau ikut merayakan World Read Aloud Day dengan kasih kamu referensi novel dan cerita-cerita dari Indonesia yang bisa mengembangkan minat baca kita! Yuk kita lihat:

Bumi Manusia

Foto: Coconuts Media

Bumi Manusia adalah satu judul dari tetralogi karya Pramoedya Ananta Toer yang diterbitkan pada tahun 1980. Karya ini sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa dan dikaji di universitas di London. Bentuk pengembangan alur cerita Bumi Manusia dinilai mirip dengan pengembangan alur cerita karya penulis Eropa seperti Charles Dickens, Charlotte Bronte, dan Goethe yang berbentuk Bildungsroman, yaitu bentuk literatur abad 19 yang berfokus kepada perkembangan moral dan psikologi tokoh utama.

Laskar Pelangi

Buku pertama dari tetralogi karya Andrea Hirata, Laskar Pelangi disebut sebagai novel terlaris sepanjang sejarah Indonesia. Novel ini nengisahkan tentang sepuluh anak miskin di Belitung yang sekolahnya terancam dibubarkan. Kisah persahabatan mereka mengingatkan kita tentang arti mewujudkan mimpi akan kehidupan yang lebih baik lewat pendidikan.

9 Matahari

9 Matahari adalah novel pertama yang diterbitkan tahun 2008 dari penulis dan juga jurnalis, Yuli Anita AKA Adenita. Novel ini masuk nominasi penghargaan penulis bergengsi di Indonesia, Kusala Sastra Khatulistiwa (sebelumnya disebut Khatulistiwa Literary Award) kategori Penulis Muda Berbakat pada tahun 2009. 9 Matahari mengisahkan perjuangan perempuan muda, Matari, dalam mengenyam pendidikan tinggi agar bisa merubah kehidupan dia dan keluarganya menjadi lebih baik. Novel yang terinspirasi kisah nyata ini mengingatkan kita untuk bersyukur dengan kondisi sekarang dengan cara terus berusaha memperbaiki diri, layaknya angka 9 yang akan mencapai nilai sempurna.

Salamatahari

Foto: www.salamatahari.com

Salamatahari adalah sebuah buku dan juga brand webzine (majalah online) yang dibuat Ardea Rhema Sikhar AKA Dea dengan ajakan untuk membicarakan hal-hal ‘sepele’ dalam kehidupan. Dea coba mengajak pembacanya untuk menuangkan pemikiran dalam sebuah tulisan yang bisa jadi memberikan perspektif atau pemahaman yang lebih lengkap tentang hidup. Salamatahari, yang sepertinya pas untuk remaja, juga mengenalkan kata-kata baru yang gak lazim digunakan dalam keseharian seperti kata ‘Altruis’ (tidak mementingkan diri sendiri) dan menggunakannya dalam cerita pendek yang imajinatif.

Selamat membaca dan mulailah menulis!

 

Share your thoughts

You may be interested

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian
Viral
0 shares26340 views
Viral
0 shares26340 views

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian

Batok.co - Nov 30, 2018

Selamat jalan Stephen Hillenburg.

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)
Viral
0 shares7238 views
Viral
0 shares7238 views

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)

Batok.co - Nov 29, 2018

“Ngapa lu loncat lontong!”