Orangutan terancam harus pindah dari suaka mereka di Palangkaraya karena pembakaran lahan

May 23, 2016
900 Views

Keberlangsungan kehidupan orangutan di suaka mereka terancam kebakaran hutan dan kabut asap. Foto: BSOF

Kepolisian di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, terus menyelidiki pembakaran lahan gambut di dekat fasilitas Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Nyaru Menteng, suaka bagi lebih dari 400 ekor orangutan.

Api maupun asap dari pembakaran jelas berbahaya bagi area rehabilitasi orangutan.

“Sekarang tim gabungan kami masih terus menyelidiki kasus ini,” kata Kapolsek Bukit Batu, Angga Yuli Hermanto, secara singkat sebelum beranjak dari lokasi kebakaran pada Selasa (27/10).

Lokasi kebakaran berjarak sangat dekat, hanya sekitar 600 meter dari BOSF Nyaru Menteng. Pihak BOSF menetapkan status berbahaya dan siap untuk mengevakuasi orangutan.

“Ini sudah 600 meter dari fasilitas, sudah zona kuning. Kalau sudah masuk zona merah (300 meter) kami mau evakuasi orangutan. Entahlah ke mana, kita balikin saja ke pemerintah!” tegas Monterado Fridman, Manager Humas BOSF Nyaru Menteng.

Siapakah yang tega mengancam kehidupan orangutan di suaka mereka sendiri, tempat dimana mereka seharusnya dilindungi?

Aparat masih belum menemukan oknum yang membakar lahan, namun diduga lahan tersebut dibakar untuk menanam kelapa sawit.

Monterado bercerita tentang lahan yang dibakar pada 4 Oktober dan baru bisa diatasi lima hari kemudian. Saat Monterado mengunjungi lokasi bersama Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho pada 15 Oktober, tumbuhan kelapa sawit sudah hidup dengan subur di lahan itu.

Jelas. Untuk para pembakar, kelapa sawit dianggap lebih berharga daripada kelanjutan hidup orangutan – satwa langka yang sangat ikonik bagi negara kita. Walau pemerintah tidak membakar langsung lahan di Bukit Batu, namun Monterado menyayangkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap orangutan.

Mirisnya, baru April lalu pemerintah kota Palangkaraya membuat kesepakatan bersama untuk mendukung dan memfasilitasi program rehabilitasi orangutan.

Kalau tidak ada ujung dari pembakaran lahan di Kalimantan Tengah, jangan heran kalau ujung-ujungnya orangutan akan ditampung oleh negara yang lebih memedulikan mereka sebelum mereka punah.

Share your thoughts

You may be interested

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian
Viral
0 shares26241 views
Viral
0 shares26241 views

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian

Batok.co - Nov 30, 2018

Selamat jalan Stephen Hillenburg.

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)
Viral
0 shares7203 views
Viral
0 shares7203 views

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)

Batok.co - Nov 29, 2018

“Ngapa lu loncat lontong!”