Lorde anti klimaks di We The Fest 2018 (Review konser)

July 22, 2018
272 Views
Lorde di We The Fest 2018 (Foto: Satria Perdana untuk Batok.co/Coconuts Media)

Di poster utama We The Fest 2018 tertulis wording singkat mengenai WTF, yakni “A Summer Festival of Music, Arts, Fashion, & Food”. Kata “summer” seperti literally tergambar di tahun ini. Pasalnya, salah satu headliner festival tahunan ini, Lorde pun mengakuinya.

“It’s so hot here,” ujarnya dari atas WTF Stage kemarin, 21 Juli. Berkali-kali di sela-sela menyelesaikan lagu, Lorde kembali mengulang kata itu, hingga usai membawakan lagu keenam, ‘400 Lux’ cewek 22 tahun ini langsung melepas atasannya dan meneruskan show dengan hanya menggunakan baju dalam dan terusan panjang transparan berwarna pink.

Meski begitu, Lorde tetap terlihat sporty. Tentu saja enerjik dengan koreografi khasnya dalam hampir dua jam penampilan dengan membawakan total 16 lagu.

Penyanyi bernama asli Ella Marija Lani Yelick-O’Connor ini memang paling ditunggu di hari kedua We The Fest 2018. Jika pada hari pertama James Bay menjadi paling ditunggu, maka Lorde memegang kendali di hari kedua.

“Gue emang pengen nonton dia banget hari ini. Pengen nonton dia bawain lagu-lagu dari album terakhir. Banyak yang bikin baper soalnya,” aku Karen, seorang pengunjung We The Fest kemarin.

Pantas saja, usai Majid Jordan di This Stage is Bananas dan A.Nayaka di Another Stage, puluhan ribu ­­­­penonton langsung menyerbu WTF Stage dan mengisi posisi paling nyaman masing-masing.

“Aku kira aku hanya akan melihat tiga ribu atau lima ribu orang di sini. Tapi lihatlah kalian, entah berapa banyak kalian malam ini?” tanya Lorde takjub dari atas panggung.

Lorde di We The Fest 2018 (Foto: Satria Perdana untuk Batok.co/Coconuts Media)

‘Sober’ membuka setlist Lorde malam itu. Panggung terlihat begitu minimalis dengan hanya menampilkan tulisan “SOBER” pada layer LED yang jadi latar panggung. Dia pun langsung menggeber dengan hits ;Homemade Dynamite’ dan ‘Tennis Court’ sebagai lagu kedua dan ketiga.

“Jakarta!” ujarnya setelah lagu ketiga. Lorde mulai menyapa dan berinteraksi kepada penonton dengan akrab. “Ini adalah kali pertama aku ke sini,” lanjutnya.

Saking akrabnya, dia beberapa kali terlihat mengeluh, selain karena panas namun juga mengeluh akan gaduhnya panggung Another Stage yang ketika itu diisi oleh Fun On A Weekend dan Diskoria secara berurutan.

Koreografi dan penari latar adalah senjata Lorde di berbagai pertunjukannya. Seperti di lagu ‘The Louvre’ misalnya, dia kerap bernyanyi sambil “terbang” diangkat oleh beberapa penari latarnya di bagian outro lagu.

Puluhan ribu penonton pun akhirnya “meledak” ketika hits ‘Royals’ dibawakan. Sayangnya, entah kenapa, meski sudah mencapai klimaks pada lagu paling hits, show pertama Lorde di Indonesia kemarin terasa kurang greget.

Mungkin pengaturan setlist menjadi salah satu sebabnya. Selesai ‘Royals’, panggung Lorde seperti anti-klimaks dengan dibawakannya tiga lagu lagi ‘Perfect Places’, ‘Team’, dan ‘Green Light’. Ah, andai saja ‘Royals’ dibawakan berdekatan dengan ‘Green Light’, akan menjadi lebih klimaks.


Batok.co: Berita musik dan gaya hidup terkini.

Share your thoughts

You may be interested

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian
Viral
0 shares3588 views
Viral
0 shares3588 views

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian

Batok.co - Nov 30, 2018

Selamat jalan Stephen Hillenburg.

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)
Viral
0 shares1662 views
Viral
0 shares1662 views

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)

Batok.co - Nov 29, 2018

“Ngapa lu loncat lontong!”