Metode pesawat Sriwijaya Air angkut lumba-lumba jadi viral, siapa sebenarnya yang salah?

January 19, 2017
1195 Views

Dunia maya lagi heboh soal lumba-lumba sirkus yang diangkut dari Jakarta ke Balikpapan oleh maskapai penerbangan Sriwijaya Air. Seniman dan aktivis lingkungan Melanie Subono termasuk salah satu yang mulai mengorbitkan isu ini setelah ia memprotes dengan cara pengangkutan lumba-lumba tersebut melalui media sosial.

Putri promotor musik kondang Adrie Subono itu menganggap kalau Sriwijaya Air kejam terhadap binatang karena mengangkutnya dalam keadaan “kering”.

Kasihan juga sih memang. Sejatinya tempat lumba-lumba kan di alam bebas ya, bukan di arena sirkus apalagi di dalam pesawat angkut.

Pihak Sriwijaya Air pun menanggapi hal ini. Kepada Detik, mereka menganggap kalau apa yang dilakukannya sudah memenuhi standar dan requirement metode pengangkutan dari konservasi binatang.

“Itu dari Taman Impian Jaya Ancol, kemarin (penerbangannya) ke Balikpapan. Kita angkut dan catatan-catatannya kami tanyakan untuk apa, kemarin untuk edukasi dan konservasi,” jelas Agus Sujono, Corporate Secretary Sriwijaya Air.

“Melanie atau siapapun itu belum paham posisinya (Sriwijaya Air). Kalau sudah tahu posisinya saya yakin nggaklah. Kami pengangkut saja, seandainya binatang yang perlu bantuan perlu diangkut untuk dilakukan pengobatan, apa kami harus menolak?”

Heboh lumba-lumba di media sosial ini pastinya juga mendapat sorotan dari kalangan aktivis pecinta binatang. Kata ketua Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Benfica, ada persyaratan yang harus dipenuhi saat hendak mengangkut mamalia laut tersebut.

“Saat lumba-lumba itu diangkut seharusnya dalam kondisi basah. Kedua, lumba-lumba saat di darat atau di udara, dia akan menahan beban dua sampai tiga kali berat badannya,” jelas dia.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya kepada para jurnalis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta juga sudah berkomentar.

“Begini aja, aturannya itu boleh dia (lumba-lumba) untuk peragaan. Yang paling penting, kolam-kolamnya dan peralatannya dan situasinya semua mesti beres gitu,” kata dia.

Sementara itu pihak Taman Impian Jaya Ancol sampai berita ini ditulis belum mengeluarkan keterangannya.

Well, pokoknya lumba-lumba dan semua makhluk hidup lainnya harus diperlakukan dengan baik. Setuju?

Share your thoughts

You may be interested

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian
Viral
0 shares26338 views
Viral
0 shares26338 views

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian

Batok.co - Nov 30, 2018

Selamat jalan Stephen Hillenburg.

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)
Viral
0 shares7237 views
Viral
0 shares7237 views

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)

Batok.co - Nov 29, 2018

“Ngapa lu loncat lontong!”