Pengen tetap tercatat hadir kerja, camat di Jombang bawa mesin absensi ketika liburan

January 10, 2017
1251 Views

Namanya udah ngebet banget pengen liburan tapi tetap harus masuk kerja, ada aja yang dilakukan untuk ngakalin biar bisa bolos. Salah satu caranya adalah dengan bawa  mesin absensi finger print pas liburan.

Sugiyanto, mantan camat Plandaan, Jombang, Jawa Timur, diduga membawa serta mesin finger print karena pengen tetap liburan saat liburan tahun baru kemarin.

Pada tanggal 30 Desember 2016 lalu, ketika para aparat sipil negara masih masuk kerja, Sugiyanto gak sabar untuk segera liburan ke Telaga Sarangan bersama teman sekantornya. Tapi gak semua pegawai kantor bisa ikutan liburan bareng Sugiyanto.

Ketika datang buat kerja, para pegawai di Kantor Camat Plandaan masih bisa absen menggunakan mesin finger print. Tapi ketika mereka akan pulang mesin tersebut raib karena diduga udah dibawa Sugiyanto liburan.

“Saya yang saat itu tidak bisa ikut rekreasi karena ada urusan lain malah tidak bisa ceklok (presensi) kedua,” ujar Sutrisno, petugas Satpol PP Kecamatan Plandaan, dikutip dari Kompas.

Kejadian ini ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Jombang dan belum diketahui hukuman apa akan diberikan kepada Sugiyanto kalau dia terbukti bersalah liburan sambil magabut (duitnya dari rakyat, loh). Tapi tanggal 3 Januari kemarin Sugiyanto gak lagi menjabat sebagai camat Plandaan… karena ia dilantik menjadi Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang.

Enak juga ya abis bolos masih dilantik untuk jabatan lain.

Share your thoughts

You may be interested

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian
Viral
0 shares26340 views
Viral
0 shares26340 views

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian

Batok.co - Nov 30, 2018

Selamat jalan Stephen Hillenburg.

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)
Viral
0 shares7238 views
Viral
0 shares7238 views

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)

Batok.co - Nov 29, 2018

“Ngapa lu loncat lontong!”