Polisi Indonesia sama Amerika Jago mana? Krishna Murti: “Lebih jago kita!”

May 23, 2016
848 Views

Baru-baru ini Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti diwawancara secara in-depth sama LINE Indonesia. Wawancara yang berjudul ‘Fighting Crime with Krishna Murti’ ini gak cuma bahas soal kasus-kasus besar kayak teror Thamrin atau pembunuhan kopi bersianida, tapi juga membahas soal diri sang pemimpin #PolisiGanteng.

Semenjak aksinya di Thamrin (yang katanya sih seperti ‘superhero’), Krishna emang jadi media darling dan digilai masyarakat sampai banyak yang pengen foto bareng sama dia. Saking gilanya, tersangka pembunuh mutilasi aja menyempatkan diri untuk foto bareng sama Krishna di hari dimana dia ditangkap.

Tapi Krishna dalam wawancara bersama LINE ini mengklarifikasi soal semua itu.

“Saya bukan superhero. Saya polisi biasa seperti polisi-polisi yang lain. Jadi istilah itu sepertinya tidak perlu disampaikan.”

Baik, gak akan kami sampaikan lagi, janji.

Untuk membandingkan dirinya dengan superhero, Krishna memang merasa gak pantas. Tapi berbeda sekali saat dia membandingkan polisi Indonesia dengan polisi di Amerika dalam menangkap penjahat.

“Polisi Amerika itu padahal lebih bodoh daripada polisi Indonesia! Lebih jago kita! Dia ngandalkan teknologi, polisi Indonesia gak ada teknologi, gak ada apa, manual, bisa nangkep banyak,” tegas Krishna dengan menambahkan kalau polisi Amerika cuma keren di TV doang (lihat mulai menit 30:19).

Teknologi yang dimaksud Krishna di pernyataan ini adalah teknologi sistem keamanan nasional Amerika sudah sedemikian rupa terintegrasi, sehingga gerak gerik setiap individu dapat terekam sehingga potensi tertangkap bila berbuat jahat sangat besar.

“Kita ini setiap masuk gedung, masuk hotel, masuk mall, diperiksa kan? Di Amerika gak diperiksa. Padahal mereka itu ancaman teror lebih tinggi dibanding kita, tapi gak diperiksa, kenapa? karena potensi mereka ketangkep kalau ngebom, ngelakuin kejahatan, ngutil, nyuri, itu lebih tinggi,” jelas Krishna di menit 31:48.

Kami sih nangkep kalau maksudnya tuh polisi di Indonesia gak bisa mengandalkan teknologi dalam memberantas kejahatan, sehingga harus meningkatkan skill individu dan kelompok untuk bisa menangkap penjahat. Tapi apa iya harus jemawa bilang kalau polisi di negara lain lebih bodoh dibanding polisi Indonesia? Apa ini satu cara biar kelihatan keren di media doang?

 

Share your thoughts

You may be interested

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian
Viral
0 shares26248 views
Viral
0 shares26248 views

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian

Batok.co - Nov 30, 2018

Selamat jalan Stephen Hillenburg.

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)
Viral
0 shares7204 views
Viral
0 shares7204 views

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)

Batok.co - Nov 29, 2018

“Ngapa lu loncat lontong!”