Harimau di kebun binatang Yogyakarta kelaparan karena uang makannya dicuri penjaga untuk beli sepeda motor

May 23, 2016
2281 Views

Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang terkenal dengan julukan “zoo of death”, ternyata bukan satu-satunya kebun binatang yang gak merawat satwanya dengan baik. Sabtu kemarin, kurang dari dua minggu setelah seekor harimau Sumatra mati di KBS, penjaga kebun binatang Gembira Loka di Yogyakarta ditangkap karena mencuri uang yang seharusnya buat beli makanan harimau.

Polisi mengatakan kalau penjaga kebun binatang, pria berinisial SG (37), udah nyuri uang daging Rp 3 juta per minggu mulai Juni 2015 sampai Februari 2016.

“Totalnya hingga bulan Februari 2016, uang untuk pembelian daging kambing yang digelapkan tersangka sebanyak Rp 90 juta,” kata Panit Reskrim Polsek Kotagede, Iptu Edi Subekti, Rabu kemarin pada Kompas.

Harusnya para harimau itu dikasih 17 kg daging kambing dua kali seminggu, tapi gara-gara SG nilep uang jatah makan, mereka hanya dikasih daging 5 kg aja. Polisi juga mengatakan kalau uang curiannya dipakai untuk membeli dua motor dan DP mobil.

Penjaga lain yang juga merawat harimau curiga ketika ia tau harimau jadi lebih kurus dan bulunya rontok. Ia langsung menyadari kalau harimaunya kekurangan makanan, kemudian ia melaporkan SG ke polisi, dan SG ditangkap pada hari Sabtu.

SG yang masih ditahan polisi bisa dijerat hingga empat tahun penjara karena kasus penggelapan.

Pihak kebun binatang mengatakan mereka berharap agar kondisi harimau cepat membaik dengan memberi makan secara teratur dan asupan vitamin. Semoga cukup ya.

Share your thoughts

You may be interested

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian
Viral
0 shares26170 views
Viral
0 shares26170 views

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian

Batok.co - Nov 30, 2018

Selamat jalan Stephen Hillenburg.

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)
Viral
0 shares7183 views
Viral
0 shares7183 views

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)

Batok.co - Nov 29, 2018

“Ngapa lu loncat lontong!”