Harapan untuk Indonesia yang progresif, pemerintah Bekasi dukung komunitas LGBT

May 23, 2016
841 Views

Setelah mendengar begitu banyak berita yang merendahkan komunitas homoseksual dan menularkan homophobia seperti yang terjadi di Depok, kami tidak melihat adanya kemungkinan pemerintah kita berpikiran progresif dan melihat kaum lesbi, gay, biseksual, dan transeksual (LGBT) sebagai manusia yang patut dihormati seperti orang lain.

Kami begitu senang mengetahui kalau ternyata kita masih ada harapan.

Pemerintah Bekasi berencana mengalokasikan dana bagi komunitas LGBT di daerahnya mulai 2016 mendatang. Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, menilai bahwa setiap warganya memiliki hak untuk dilindungi haknya, tanpa melihat orientasi seks.

“Kalau mereka sudah memiliki program untuk komunitas pasangan sejenis, sampaikan ke kami, dan sama-sama pelajari agar berjalan dengan baik,” ujar Effendi seperti dikutip Vivanews.

“Dampak sosial di masyarakat sangat negatif kalau dibiarkan. Untuk itu, kita mesti rangkul mereka.”

Effendi juga menambahkan bahwa program-program komunitas LGBT ini nantinya bisa berbentuk event sosial atau membuat bentuk usaha mikro, kecil dan menengah yang dijalani oleh kaum LGBT.

Rencana pemerintah Bekasi ini jelas menjadi angin segar yang memberi harapan akan terlindungnya hak masyarakat LGBT di Indonesia.

Semoga ini bisa menjadi teladan bagi daerah lain yang benar-benar melindungi warganya, terlepas dari perbedaan orientasi seks atau perbedaan lainnya, dan menciptakan Indonesia yang bebas dari diskriminasi.

 

Share your thoughts

You may be interested

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian
Viral
0 shares26340 views
Viral
0 shares26340 views

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian

Batok.co - Nov 30, 2018

Selamat jalan Stephen Hillenburg.

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)
Viral
0 shares7238 views
Viral
0 shares7238 views

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)

Batok.co - Nov 29, 2018

“Ngapa lu loncat lontong!”