Terbang berlumuran tahi anjing: Curhat penumpang Delta Air

November 7, 2018
629 Views
Ilustrasi. Foto: Pixabay
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Matthew Meehan asal Bay City, Michigan, Amerika Serikat, kesal bukan main saat terbang dari Atlanta ke Miami menggunakan pesawat Delta Air.

Baru duduk, ada tahi.

“Tinja sungguhan ada di sekelilingku. Aku mendudukinya dan kotoran itu ada di kursi, lantai, tempat duduk di depan. Saya benar-benar ada di dalamnya,” ucap Matthew, berbicara kepada TV 5, baru-baru ini.

Matthew dan para penumpang lain juga dibuat kesal dengan pramugari yang setengah hati menanggapi keluhan mereka.

“Pada awalnya dia (pramugari) menghela nafas, ‘apa masalahmu?’ Kau tahu, aku harus mundur sejenak dan menahan diri. Anda tidak ingin menjadi salah satu dari orang-orang yang Anda lihat di berita yang ditendang keluar dari pesawat. Sementara itu, saya berlumuran kotoran,” kata Matthew.

Matthew mengaku hanya diberikan isu dan sebotol kecil gin untuk membersihkan diri.

Ia dan para penumpang juga dipaksa bertahan dengan bau selama dua jam penerbangan lantaran tahi hanya ditutupi oleh selimut.

Delta Air meminta maaf dalam sebuah pernyataannya, menawarkan refund dan kompensasi serta mengaku menyelidiki masalah ini.

Tahi tadi rupanya berasal dari penerbangan sebelumnya yang mengangkut seekor service dog (anjing untuk membantu orang penyandang disabilitas, manula, dsb) yang sedang sakit.

Matthew belakangan banyak dihubungi oleh pengacara yang ingin menangani kasus itu.


Batok.co: Berita musik dan gaya hidup terkini.

Viral

Share your thoughts

You may be interested

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian
Viral
0 shares8671 views
Viral
0 shares8671 views

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian

Batok.co - Nov 30, 2018

Selamat jalan Stephen Hillenburg.

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)
Viral
0 shares4712 views
Viral
0 shares4712 views

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)

Batok.co - Nov 29, 2018

“Ngapa lu loncat lontong!”