#BandungIntoleran: Protes netizen atas pembubaran paksa kebaktian Natal di Bandung

December 7, 2016
1197 Views

Banyak yang mengkhawatirkan bahwa pembiaran ormas Islam garis keras di Indonesia seperti Front Pembela Islam (FPI) yang memprotes agar menangkap Gubernur Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama karena dugaan penistaan agama, akan membangkitkan intoleransi di negara tercinta. Dan sekarang kita bisa melihat bentuk kekhawatiran itu dengan jelas.

Kemarin, ormas Islam Pembela Ahlus Sunah (PAS) di Bandung membubarkan paksa kebaktian Natal yang diselenggarakan di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), venue serbaguna milik Institut Teknologi Bandung (ITB).

Insiden ini lagi rame di Twitter hari ini dengan hashtag #BandungIntoleran. Dari banyak tweet yang ada, banyak yang post video ketika anggota PAS masuk ke venue dan berteriak untuk menghentikan nyanyian jemaat dan menghentikan acara kebaktian.

Para jemaat dilaporkan mengakhiri kebaktian lebih awal dan meninggalkan venue pukul 20:30.

Dilansir Kompas, Ketua Pembela Ahlus Sunnah Muhammad Roin mengatakan bahwa kebaktian itu bermasalah dengan perizinan, tapi ia gak menyebutkan secara spesifik izin apa yang dilanggar.

Kapolres Bandung Winarto juga mengatakan bahwa insiden ini memang bermasalah dengan izin.

Namun, sampai sekarang pihak panitia kebaktian belum berkomentar terkait dengan insiden ini.

Pembubaran paksa kebaktian itu memicu kemarahan netizens di Indonesia.

Walikota Bandung meminta maaf dan akan mencari tau penyebab insiden itu. Ia juga menjamin hak beragama akan dilindungi di kotanya.
 

 

Share your thoughts

You may be interested

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian
Viral
0 shares26045 views
Viral
0 shares26045 views

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian

Batok.co - Nov 30, 2018

Selamat jalan Stephen Hillenburg.

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)
Viral
0 shares7107 views
Viral
0 shares7107 views

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)

Batok.co - Nov 29, 2018

“Ngapa lu loncat lontong!”