Tempe in space: Penelitian anak SMA Indonesia diluncurkan ke luar angkasa oleh NASA

May 23, 2016
1083 Views

Sejauh ini memang belum ada astronot asal Indonesia yang berhasil ke luar angkasa. Dan kayaknya gak lama lagi makanan khas Indonesia bakal mendahului orangnya nih.

Akhir Januari lalu kami sempat beritain soal anak-anak SMA Unggul Del, Sumatera Utara, yang berangkat ke NASA untuk melakukan ujicoba terakhir penelitian mereka yang berjudul ‘Microaerobic Fermentation Under Microgravity’. Ternyata, pagi tadi penelitian mereka sudah terbang ke luar angkasa menggunakan Cygnus cargo vessel OA-6, di dalam rocket Atlas V yang diluncurkan dari Florida, Amerika Serikat (peluncurannya ada di video atas).

Nah, di dalam kargo rocket tersebut ada penelitian anak-anak SMA Unggul Del, yaitu eksperimen untuk melihat apakah ragi bisa tumbuh di luar angkasa.

Kenapa ragi penting banget sampe dibawa ke luar angkasa segala? Karena kalau beneran bisa tumbuh, berarti secara teori raginya bisa dicampur dengan kedelai dan alhasil menjadi… TEMPE. IN SPACE.

Tapi ternyata bukan anak-anak SMA Unggul Del aja loh yang prestasinya luar angkasa. Di roket yang sama, ada juga penelitian tentang pertumbuhan beras dari tim gabungan anak-anak SMA dari Jakarta, Bandung, dan Jayapura.

Kalau yang itu berhasil juga, berarti nanti para astronot bisa makan nasi dan tempe di luar angkasa. Semoga itu jadi inspirasi bagi orang Indonesia supaya pada bisa jadi astronot ya. Kan kalo udah di atas sana udah ada nasi dan tempe, jadi gak perlu kangen masakan Indonesia lagi.

 

 

Share your thoughts

You may be interested

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian
Viral
0 shares26248 views
Viral
0 shares26248 views

Kreator Spongebob meninggal, netizen Indonesia bikin meme pengajian

Batok.co - Nov 30, 2018

Selamat jalan Stephen Hillenburg.

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)
Viral
0 shares7204 views
Viral
0 shares7204 views

Nyebrangin papan, motornya selamat orangnya nyebur (video)

Batok.co - Nov 29, 2018

“Ngapa lu loncat lontong!”