Kabar Universitas Andalas wajibkan mahasiswa baru tandatangani “Surat Pernyataan Bebas LGBT” jadi viral

April 29, 2017
156 Views

Ternyata berpendidikan tinggi tak serta merta pintar ya.

Universitas Andalas (Unand) di Padang, Sumatera Barat diduga baru saja mengeluarkan kebijakan diskriminatif terhadap LGBT.

Beredar kabar di dunia maya kalau perguruan tinggi negeri tersebut melalui website resminya melarang kaum LGBT masuk menjadi mahasiswa baru. Sebelumnya, ada pengumuman bahwa yang ingin mendaftar sebagai mahasiswa di Unand harus mengisi “Surat Pernyataan Bebas LGBT”.

Pengumuman tersebut saat ini tak lagi terlihat di website Unand. Tetapi, menurut penelusuran Brilio, pelarangan LGBT di Unand memang ada namun telah dihapus setelah menjadi viral.

Screenshot surat pengumuman dan surat pernyataan pun masih bisa didapat online:

Sikap homofobia Unand juga trending di Twtter. Rupanya banyak juga yang mendukung kebijakan diskriminatif tersebut dengan merebaknya hashtag #DukungUnandTolakLGBT.

Ini bukan pertama kalinya Unand diduga bersikap homofobik. Tahun lalu, mereka bahkan sempat menggelar seminar bertajuk “Membentengi Generasi Muda dari Bahaya LGBT”.

Seriously, memangnya kejahatan luar biasa apa yang telah diperbuat kaum LGBT kepada umat manusia sehingga mereka seperti dianggap bukan manusia?

Baca juga: Musik dan LGBT: Kisah Kurt Cobain hingga JRX SID yang menjunjung tinggi toleransi

You may be interested

Karyawan lebih suka kerja remote, WordPress tutup kantornya
Gaya Hidup
0 shares13 views
Gaya Hidup
0 shares13 views

Karyawan lebih suka kerja remote, WordPress tutup kantornya

Batok.co - Jun 22, 2017

Di zaman serba digital seperti sekarang mah kerja bisa dilakuin di mana aja.

Universal rilis trailer ‘Happy Death Day’, seperti melihat Final Destination lagi dan lagi
Hiburan
0 shares16 views
Hiburan
0 shares16 views

Universal rilis trailer ‘Happy Death Day’, seperti melihat Final Destination lagi dan lagi

Batok.co - Jun 22, 2017

Formula Final Destination kayaknya masih dianggap menarik dan terus dibuat dalam film berbeda.