Kabar Universitas Andalas wajibkan mahasiswa baru tandatangani “Surat Pernyataan Bebas LGBT” jadi viral

April 29, 2017
229 Views

Ternyata berpendidikan tinggi tak serta merta pintar ya.

Universitas Andalas (Unand) di Padang, Sumatera Barat diduga baru saja mengeluarkan kebijakan diskriminatif terhadap LGBT.

Beredar kabar di dunia maya kalau perguruan tinggi negeri tersebut melalui website resminya melarang kaum LGBT masuk menjadi mahasiswa baru. Sebelumnya, ada pengumuman bahwa yang ingin mendaftar sebagai mahasiswa di Unand harus mengisi “Surat Pernyataan Bebas LGBT”.

Pengumuman tersebut saat ini tak lagi terlihat di website Unand. Tetapi, menurut penelusuran Brilio, pelarangan LGBT di Unand memang ada namun telah dihapus setelah menjadi viral.

Screenshot surat pengumuman dan surat pernyataan pun masih bisa didapat online:

Sikap homofobia Unand juga trending di Twtter. Rupanya banyak juga yang mendukung kebijakan diskriminatif tersebut dengan merebaknya hashtag #DukungUnandTolakLGBT.

Ini bukan pertama kalinya Unand diduga bersikap homofobik. Tahun lalu, mereka bahkan sempat menggelar seminar bertajuk “Membentengi Generasi Muda dari Bahaya LGBT”.

Seriously, memangnya kejahatan luar biasa apa yang telah diperbuat kaum LGBT kepada umat manusia sehingga mereka seperti dianggap bukan manusia?

Baca juga: Musik dan LGBT: Kisah Kurt Cobain hingga JRX SID yang menjunjung tinggi toleransi

You may be interested

Video: Pengendara motor lindas balita, besoknya menyerahkan diri ke polisi
Viral
0 shares27 views
Viral
0 shares27 views

Video: Pengendara motor lindas balita, besoknya menyerahkan diri ke polisi

Batok.co - Jul 27, 2017

Sebagai orang tua jangan sampai lalai mengawasi anak dan sebagai pengendara harus lebih hati-hati.

Yuk, berburu tiket kereta api murah di KAI Travel Fair
Gaya Hidup
0 shares16 views
Gaya Hidup
0 shares16 views

Yuk, berburu tiket kereta api murah di KAI Travel Fair

Batok.co - Jul 27, 2017

Tiket kereta yang dibeli di sini hanya untuk keberangkatan tanggal 7 Agustus hingga 31 Oktober 2017.