Wake up! Black Veil Brides sindir penguasa zalim anti kritik di videoklip barunya

"Perbedaan pemikiran tidak akan ditolerir," kata sosok presiden fiktif zalim anti kritik di awal video Black Veil Brides.

February 21, 2018
37 Views
Screenshot video ‘Wake Up’ Black Veil Brides (YouTube)

Menyindir penguasa lewat lagu bukan hal baru di dunia musik. Naif rasanya memisahkan politik dan seni, karena keresahan adalah salah satu sumber inspirasi.

Dari Iwan Fals ke Superman is Dead, juga Sex Pistols sampai Green Day. Kali ini ada Black Veil Brides (BVB) dengan videoklip dari salah satu lagu barunya, ‘Wake Up.’ ‘Wake Up’ termasuk ke dalam album ‘Vale’ yang rilis Januari lalu.

“Perbedaan pemikiran tidak akan ditolerir,” kata sosok presiden fiktif zalim anti kritik di awal video.

“Kebenaran kami adalah satu-satunya kebenaran.”

Videonya dilanjutkan dengan detik-detik pelaksanaan hukuman mati untuk pemimpin pemberontak berjuluk “The Prophet” yang diperankan vokalis BVB, Andy Biersack.

Berhasilkah? Tonton sendiri:

Wake up!


Batok.co: Ragam cerita seru dari duniamu. Terkini dan terabsurd dari seluruh penjuru planet.

Share your thoughts

You may be interested

3 Film Indonesia ini mendingan jangan di-remake apalagi dibikin sekuel
Film
0 shares4 views
Film
0 shares4 views

3 Film Indonesia ini mendingan jangan di-remake apalagi dibikin sekuel

Batok.co - Feb 23, 2018

Tak semua film Indonesia harus di-remake dan dibikin sekuelnya.

Gombal a la Dilan itu biasa, tetap tenang saat tahu pacar selingkuh itu susah
Viral
0 shares7 views
Viral
0 shares7 views

Gombal a la Dilan itu biasa, tetap tenang saat tahu pacar selingkuh itu susah

Feby Ferdian - Feb 23, 2018

Banyak yang jadi baper dan salut.

5 event musik paling top untuk weekend ini di seluruh Indonesia (23-25 Feb)
Lifestyle
0 shares11 views
Lifestyle
0 shares11 views

5 event musik paling top untuk weekend ini di seluruh Indonesia (23-25 Feb)

Batok.co - Feb 23, 2018

Weekend ini kamu bisa menikmati musik 90’an di Bandung, datang ke konser amal di Semarang, nonton konser piano klasik di Yogyakarta, hearing session album di Surabaya, dan datang ke launching album di Malang.