Kicauan anti rasisme Barack Obama di Twitter jadi tweet paling disukai sepanjang masa

August 18, 2017
139 Views
Foto: Twitter/Barack Obama

Media Amerika Serikat tengah ramai memberitakan soal kerusuhan rasial yang terjadi di Charlottesville, Virginia belum lama ini.

Satu orang tewas dan belasan lainnya luka-luka saat seorang kulit putih rasis menabrakkan mobil ke kerumunan kelompok yang bersebrangan. Sebelumnya, sekelompok kulit putih nasionalis rasis berdemonstrasi menentang keanekaragaman di negeri itu.

Saat Presiden Donald Trump disorot karena seakan enggan mengecam rasisme yang nyata terjadi, tweet mantan Presiden Barack Obama juga menarik perhatian.

Mengutip ucapan pejuang anti apartheid dan mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, Obama menulis “Tak ada seorangpun yang sejak lahir membenci orang lain karena warna kulit ataupun agamanya” sebagai keterangan foto yang diunggah.

Tweet tersebut saat berita ini ditulis telah disukai lebih dari tiga juta kali dan menjadi tweet yang paling banyak mendapat likes sepanjang masa.

Bener tuh kata Mandela. Lagian udah tahun 2017 kok masih rasis, masih bodoh.


Batok.co: Ragam cerita seru dari duniamu. Terkini dan terabsurd dari seluruh penjuru planet.

 

Share your thoughts

You may be interested

Sabarnya Kikan hadapi cowok mabok yang mencoba menciumnya pas lagi wawancara
Viral
0 shares29 views
Viral
0 shares29 views

Sabarnya Kikan hadapi cowok mabok yang mencoba menciumnya pas lagi wawancara

Batok.co - Jan 23, 2018

Sabar banget ya Kikan? Kalau terjadi ke kami, mungkin dia udah kami langsung gampar.

They’re not okay! Fans di-PHP-in lagi sama gosip MCR bakal reuni
Hiburan
0 shares15 views
Hiburan
0 shares15 views

They’re not okay! Fans di-PHP-in lagi sama gosip MCR bakal reuni

Batok.co - Jan 23, 2018

Ada MCRmy di sini?

The end is near: Slayer akan tur dunia untuk terakhir kalinya
Hiburan
0 shares14 views
Hiburan
0 shares14 views

The end is near: Slayer akan tur dunia untuk terakhir kalinya

Batok.co - Jan 23, 2018

Fans Slayer sedih banget dong pastinya.