Presenter ‘Katakan Putus’ minta maaf setelah videonya menginjak-injak bangunan kuno di Yogya viral

July 12, 2017
216 Views

Yogyakarta memang sering dijadikan lokasi syuting untuk film maupun acara televisi. Keindahan alam, budaya, serta keramahan para warganya membuat kota ini terasa istimewa untuk disorot kamera.

Namun sayangnya gak sedikit dari mereka yang lupa untuk mempelajari norma-norma yang berlaku di kota ini, atau setidaknya riset dan berhati-hati. Seperti yang dilakukan presenter Ricky Komo ketika sedang melakukan syuting untuk acara ‘Katakan Putus’ di area Plengkung Gading.

Sedikit informasi, Plengkung Gading sendiri aslinya bernama Plengkung Nirbaya.

Selain menjadi gerbang ke dalam benteng Keraton, Plengkung ini juga digunakan sebagai pintu untuk membawa jenazah Sultan terdahulu menuju Makam Imogiri.

Dalam sebuah video, sang presenter nampak santai berjalan turun sambil menginjak pagar Plengkung Gading meski ada tangga di bawahnya.

Aksinya itu pun membuat banyak warga Jogja geram, termasuk putri bungsu Sultan Hamengkubuwono X, GKR Bendara.

Bagusnya, Ricky Komo kemudian minta maaf. Ia mengungkapkan kalau apa yang dilakukannya itu adalah sebuah ketidaksengajaan.

Well, dimaafkan ya.

Kemanapun kita berkunjung, ada baiknya untuk menghormati aturan yang ada di sana. Seperti kalimat yang biasa kita temui di gang-gang kecil, “Anda sopan, kami segan.”


Ragam cerita seru dari duniamu. Terkini dan terabsurd dari seluruh penjuru planet.

 

Share your thoughts

You may be interested

Mahasiswa tulis surat terbuka untuk pencuri motornya, minta dibalikin karena miskin
Viral
0 shares9 views
Viral
0 shares9 views

Mahasiswa tulis surat terbuka untuk pencuri motornya, minta dibalikin karena miskin

Batok.co - Dec 18, 2017

Semoga pencuri motor tergerak hatinya.

Video bokep “Gal Gadot” beredar, usut punya usut ternyata wajahnya hasil AI
Viral
0 shares19 views
Viral
0 shares19 views

Video bokep “Gal Gadot” beredar, usut punya usut ternyata wajahnya hasil AI

Batok.co - Dec 18, 2017

Seperti pisau, baik buruk teknologi canggih tergantung siapa yang menggunakannya.