Curhat editor: Kenapa sih harus tanya “Kapan Nikah” setiap ketemu di hajatan?

April 7, 2017
55 Views
Kapan Nikah (Foto: Instagram)
Kapan Nikah (Foto: Instagram)

Sepele sih memang. Namun pertanyaan ini sebenarnya cukup mengganggu bagi sebagian orang. Terutama bagi yang single atau yang masih ingin mengejar mimpinya.

Kami gak tahu sejak kapan pertanyaan kalimat “Kapan Nikah” jadi tradisi di Tanah Air, namun rasanya cukup sulit untuk menghindari kalimat itu saat sedang menghadiri acara hajatan dan sejenisnya.

“Eh, Kamu… apa kabar? Kapan nyusul?” tanya teman lama di sebuah acara pernikahan.

Hmm, menyebalkan bukan? Terutama saat tahu kalau kalimat ini juga bisa beranak pinak menghantui kita. Bahkan setelah kita menikah sekalipun.

“Kapan punya momongan?”, “Kapan nambah adek?”, dan masih banyak lagi. Arrgghhh…

Baca juga:

“Gue sebal banget sebenarnya kalau dengar kata itu. Kemarin istri gue menangis waktu ditanya soal “Kapan punya momongan?”. Rahimnya baru diangkat dan gue gak nyangka ada yang tega nanya itu ke dia,”  keluh Aryo, salah seorang karyawan di Jakarta.

“Biasanya respect gue sama seseorang hilang begitu dia nanya kapan nikah” jawab yang lain sambil terkekeh.

Sebenarnya banyak tema lain yang bisa ditanyakan. Contohlah “Ada rencana liburan kemana tahun ini?” atau “Lagi sibuk apa sekarang?”. Kami rasa pertanyaan itu akan jauh lebih menyenangkan dan bikin obrolan kalian jadi lebih berwarna.

Intinya adalah, standar kebahagiaan orang itu gak cuma menikah. Dan kita gak berhak menjudge orang-orang yang belum menikah sebagai ‘orang yang gak bahagia.’ Apalagi dengan kata-kata yang gak pantas.

Dengerin deh kata Raline Shah berikut ini:

“…Gak menikah itu bukan suatu penyakit atau suatu kejelekan dan suatu hal negatif. Jadi status belum menikah, janda, atau tidak menikah itu bukan masalah.”

Jadi, kapan mau berhenti tanya kapan nikah?

You may be interested

Seorang pria di Arab Saudi akan dihukum mati karena menjadi ateis
Viral
0 shares7 views
Viral
0 shares7 views

Seorang pria di Arab Saudi akan dihukum mati karena menjadi ateis

Batok.co - Apr 27, 2017

Kasus Al-Shamri ramai dibicarakan di Twitter beberapa hari terakhir.

Petani di Kepulauan Meranti berhasil selamat usai diseret buaya ke dasar sungai
Viral
0 shares7 views
Viral
0 shares7 views

Petani di Kepulauan Meranti berhasil selamat usai diseret buaya ke dasar sungai

Batok.co - Apr 27, 2017

Petani ini harus menjalani sejumlah operasi untuk mengobati beberapa luka serius yang dideritanya.

Bali jadi no.1 ‘Top 10 Destinations of 2017’ versi TripAdvisor
Gaya Hidup
0 shares11 views
Gaya Hidup
0 shares11 views

Bali jadi no.1 ‘Top 10 Destinations of 2017’ versi TripAdvisor

Batok.co - Apr 27, 2017

Keindahan Bali mengalahkan beberapa kota yang menjadi impian turis Indonesia, misalnya London, Paris, Roma, bahkan Praha.