7 lembaga sosial di Jakarta yang bisa banget kita bantu untuk mewujudkan perubahan

March 17, 2017
3123 Views

Ngeluh di Jakarta tuh udah kayak nafas! Lebay sih emang, tapi dengan begitu banyaknya permasalahan ibukota, kayaknya hampir semua warganya pernah atau bahkan suka mengeluh (termasuk penulis).

Ngeluh itu sebetulnya bisa jadi awal yang baik untuk perubahan. Dengan mengeluh kita tau kalau ada sesuatu yang gak benar, dan ini berarti kita tau apa yang benar. Misalnya tuh kita ngeluh, “ih, kok anak-anak sekolah gak suka baca sih?!” Itu kan berarti kita tau pentingnya membaca dan menyayangkan kenyataan adik-adik kita gak suka membaca.

Tapi mengeluh saja gak akan benar-benar membuat perubahan. Perlu aksi nyata yang menghasilan perubahan. Nah, bagi kamu yang ingin beraksi tapi gak tau mau mulai dari mana, berikut ini beberapa lembaga sosial yang bisa banget kamu bantu untuk mulai mewujudkan perubahan.

Blood4Life Indonesia

Blood4Life Indonesia berusaha menjadi jembatan komunikasi antara pasien yang membutuhkan darah dan para penyumbang darah melalui sosial media dan mailing list. Lembaga ini juga menyediakan layanan hotline 24 jam. Kita bisa bantu mereka dengan menjadi relawan paruh waktu yang mengurus database management, kehumasan, atau acara-acara sosialisasi ke masyarakat. Tapi kalau kita punya waktu luang banyak, kita juga bisa bantu mereka di layanan hotline 24 jam dan mengurus akun-akun sosmed mereka. Kalau kamu berminat jadi relawan, kamu bisa mendaftar di www.blood4lifeid.com/oprec/

Rumah Harapan

Rumah Harapan adalah rumah singgah di daerah Tebet, Jakarta Selatan bagi pasien gak mampu dari luar Jakarta yang dirujuk untuk berobat di ibukota. Rumah Harapan memberikan fasilitas kamar, makanan, dan antar jemput dari rumah singgah ke RS. Selain itu, Rumah Harapan juga menyediakan fasilitas edukasi dan hiburan melalui kursus-kursus dan juga liburan (piknik). Kita bisa menjadi relawan bagi Rumah Harapan dalam menjalankan beragam aktivitas mereka. Khususnya mereka sedang mencari relawan yang bersedia mengajarkan pelajaran dasar (bahasa Inggris, matematika, Bahasa Indonesia, dlsb) kepada pasien anak-anak. Kursus-kursus ini diselenggarakan tiga kali seminggu selama minimal tiga bulan. Relawan bisa bebas menentukan kesediaan dan komitmen waktunya berdasarkan beragam aktivitas yang ada di Rumah Harapan. Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi Wulan di 0878 838 1192 atau kunjungi website mereka: http://rumah-harapan.com/volunteer

Taman Bacaan Pelangi (Rainbow Reading Garden)

Taman Bacaan Pelangi adalah organisasi non-profit yang sejauh ini telah menyediakan 29 perpustakaan anak yang tersebar di 14 pulau terpencil di Indonesia bagian timur. Visi mereka adalah untuk membangun pemikiran kritis dalam diri anak dan melestarikan minat baca dalam diri anak Indonesia. Mereka akan selalu membutuhkan bantuan dalam menyortir, mengemas, dan mengirimkan buku-buku dari Jakarta ke daerah timur Indonesia. Tapi kita juga bisa ikutan lho ke pulau-pulau terpencil itu dan melihat langsung antusiasme anak-anak saat mereka mendapatkan bacaan baru (plus menikmati pemandangan alam timur Indonesia yang luar biasa). Mau terlibat dalam misi pendidikan Taman Bacaan Pelangi? Kunjungi website mereka di tamanbacaanpelangi.com.

Komunitas Taufan

Taufan adalah nama dari bocah laki-laki berusia 7 tahun yang berjuang dengan leukimia selama dua tahun sebelum meninggal. Yeni Mulyaningsih Dewi, mamanya Taufan, menjadikan nama anaknya sebagai nama yayasan yang memfokuskan diri untuk support para keluarga gak mampu yang anggota keluarganya terkena leukimia. Komunitas Taufan menjadi tempat bagi mereka yang membutuhkan dukungan moral dan juga dana dalam menghadapi leukimia. Kita bisa bergabung dengan komunitas ini saat mereka mengunjungi pasien di RS atau rumah, mendengar keluhan-keluhan mereka, dan menyediakan bantuan yang dibutuhkan. Informasi lebih lanjut bisa dilihat di http://www.komunitastaufan.org/en/, atau menghubungi info@komunitastaufan.org

Jakarta Animal Aid Network

The Jakarta Animal Aid Network (JAAN) adalah wadah bagi mereka yang bertekad untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan hewan yang ada di Indonesia. Selama setahun ini, JAAN udah sering bikin kampanye menentang perlakuan buruk terhadap hewan, diantaranya itu adalah kampanye menentang eksploitasi ikan lumba-lumba, pembunuhan hiu, topeng monyet, dan masih banyak lagi. Organisasi non-profit ini masih akan terus butuh relawan, khususnya untuk acara kampanye, pengumpulan dana, sosialisasi ke masyarakat, menyelamatkan dan juga mencarikan tempat rehabilitasi bagi hewan-hewan yang tereksploitasi. Relawan kemungkinan besar akan dikirim ke luar Jakarta. Kalau kamu tertarik bergabung dengan mereka, kunjungi jakartaanimalaid.com  atau kirim email ke info@jakartaanimalaid.com.

Sahabat Anak

Sahabat Anak hadir untuk menyediakan pendidikan bagi anak-anak jalanan di Jakarta agar mampu mandiri dan keluar dari kemiskinan struktural yang menjerat mereka di ibukota. Program mereka yang udah terbukti sukses adalah program Bimbel yang diisi oleh para relawan pengajar. Program ini menawarkan pendidikan dasar formal dan juga pendidikan moral serta finansial kepada anak-anak jalanan dengan beragam usia. Relawan bisa meluangkan waktunya di hari kerja ataupun saat weekend dan memilih tujuh lokasi Bimbel di sekitar Jakarta, termasuk di daerah Kota Tua, Grogol, dan Gambir. Informasi soal program dan jadwal Bimberl Sahabat Anak bisa dilihat di http://sahabatanak.org/en.html atau bisa kirimkan email ke info@sahabatanak.com.

Yayasan Wisma Cheshire


Yayasan Wisma Cheshire adalah sebuah panti bagi pria dan wanita dewasa difabel yang berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan. Mereka selalu membutuhkan relawan untuk membantu para difabel belajar bahasa Inggris, komputer, organisasi, dan juga mengasah kemampuan mereka dalam mencari pekerjaan. Info lebih lanjut soal bagaimana kita bisa membantu yayasan ini bisa dilihat di wismacheshire.com/donate.html

Nah, itu adalah 7 lembaga sosial di Jakarta yang bisa kita bantu untuk mewujudkan perubahan sosial di Indonesia. Kalau kamu tau lembaga sosial lain di Jakarta atau di daerah kamu, kasih tau kami ya lewat komen di Facebook page kami.

Tulisan ini disadur dari tulisannya Divya Pridhnani untuk Coconuts Jakarta.

Share your thoughts

You may be interested

Siapa tahu reboot ‘Tomb Raider’ sebagus ‘Wonder Woman’, kenapa gak kasih kesempatan?
Hiburan
0 shares23 views
Hiburan
0 shares23 views

Siapa tahu reboot ‘Tomb Raider’ sebagus ‘Wonder Woman’, kenapa gak kasih kesempatan?

Batok.co - Sep 23, 2017

Toh yang versi Angelina Jolie juga “jelek” kan?